Sunday, July 1, 2012

'Italia Berubah Sejak Piala Dunia 2010'

Barzagli juga menilai La Furia Roja pantas mendapatkan kredit. 



Italia mengejutkan banyak kalangan ketika sukses melaju ke final Euro 2012. Meski akhirnya kalah 4-0 dari juara bertahan, Spanyol, tak sedikit yang memuji penampilan Gli Azzurri.

Andrea Barzagli sendiri tak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena gagal memutus dominasi La Furia Roja, namun dia menegaskan Gli Azzurri telah bekerja keras untuk mengubah citra buruk pasca Piala Dunia 2012.  

"Kami kecewa, tapi itu tak menghapus apa yang kami lakukan sepanjang turnamen. Kalah 4-0 jelas tak menyenangkan," kata defender Juventus ini.

"Spanyol pantas mendapat kredit, karena Anda tak bisa mendapat kesempatan meraih gelar di tiga turnamen beruntun. Kami sedikit membantu mereka dengan penampilan tim, kami sangat lelah, tapi kami ucapkan selamat kepada Spanyol."

"Secara fisik kami terkuras dan tahu Spanyol melakukan passing yang membuat tim lain mengejar mereka," Barzagli menambahkan.

"Kami menjalani turnamen luar biasa, terlepas dari hasil final, jadi kami bisa melanjutkan mental bagus dan beberapa pemain muda. Kami tak akan selamanya melawan Spanyol," kata pemain 31 tahun.

"Saya pikir La Nazionale jauh berubah sejak Piala Dunia 2010," Barzagli menyudahi.

 Info

  

'Adriano Galliani: Bursa Transfer AC Milan Berakhir'

Sempat menyatakan ketertarikan terhadap Mattia Destro, Galliani kini menegaskan tidak akan ada aktivitas transfer di kubu Milan.



Adriano Galliani menjelaskan AC Milan tak lagi berniat menambah pemain anyar menjelang musim 2012/13.

Beberapa waktu lalu, CEO I Rossoneri ini sempat menyatakan timnya akan memboyong Mattia Destro dari Genoa di musim panas, namun dia justru berubah pikiran dan menyatakan "itu hanya hipotesis".  

"Destro? Itu hanya hipotesis. Milan telah menutup aktivitas transfer," tegas Galliani.

Runner-up Serie A Italia musim lalu itu telah mendapatkan Riccardo Montolivo, Francesco Acerbi, Kevin Konstant dan Bakaye Traore di jendela transfer musim ini, tapi diharapkan akan menambah pemain lagi demi memperkuat skuat karena beberepa pemain reguler meninggalkan Milanello.

Tapi, dengan pernyataan Galliani sekarang, Il Diavolo Rosso tampaknya akan kembali aktif di lantai bursa jika lebih dulu menjual salah satu pemain yang ada.
 

Info

'Bersikap Positif, Suporter Republik Irlandia Raih Penghargaan'

Penghargaan didedikasikan pada James Nolan, seorang fans Irlandia yang tewas secara tragis di Bydgoszcz.



Petualangan timnas Republik Irlandia di Euro 2012 memang jauh dari kata menyenangkan tetapi setidaknya sikap positif yang diperlihatkan fans membuat mereka meraih penghargaan khusus.

Sepanjang pesta sepakbola terbesar Eropa tersebut beberapa negara harus menerima sanksi berupa denda dari UEFA terkait sikap negatif fans. Namun berbeda dengan loyalis Irlandia, mereka menuai pujian karena sikap yang bersahabat.

Sekretaris jenderal UEFA Gianni Infantino mengatakan: "Semua orang terkesan dengan perilaku fans Irlandia."

"Hasil negatif tim terhapus oleh sikap positif fans. Presiden UEFA Michel Platini akan terbang ke Irlandia untuk memberikan penghargaan secara khusus."

Penghargaan ini akan didedikasikan pada James Nolan, seorang fans Irlandia yang tewas secara tragis di Bydgoszcz. Keputusan ini disambut ayahnya, Jimmy.

"Saya sangat tersentuh dan menjadi sebuah kehormatan. Saya ingin berterima kasih kepada dukungan yang kami terima dari fans Irlandia dan seluruh penjuru dunia di masa sulit seperti sekarang."

Sementara itu presiden federasi sepakbola Irlandia Paddy McCaul merasa pihaknya pantas mendapat penghargaan ini.

"Saya ingin berterima kasih pada presiden UEFA Michael Platini yang menyadari betapa hebatnya dukungan yang diberikan fans Irlandia sepanjang turnamen."

"Mereka merupakan kebanggaan negara dan mendapat pujian selama berada di Polandia karena bisa menjalin persahabatan dengan semua orang yang mereka temui."

"Saya juga senang penghargaan ini didedikasikan kepada James Nolan."

Euro 2012 merupakan turnamen besar pertama Irlandia sejak lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Jepang & Korea.

Info

'Arsene Wenger: Spanyol Khianati Filosofi Mereka Sendiri'

Arsene Wenger menilai tim nasional Spanyol bermain lebih konservatif di Euro 2012.



Pelatih Arsenal Arsene Wenger menilai Spanyol telah mengkhianati filosofi sepakbola mereka sendiri untuk menjadi juara EURO 2012.

Namun, meskipun demikian pelatih asal Prancis tersebut tetap angkat topi kepada La Furia Roja.

"Pemain-pemain tersebut lebih dari pesepakbola hebat. Mereka sangat cerdas dan mereka adalah pemenang. Saya ingin memberi apresiasi untuk hal tersebut," ujar Wenger
.

"Bagaimanapun juga, mereka telah mengkhianati filosofi mereka dan mengubahnya menjadi lebih negatif."

"Awalnya, mereka menginginkan dominasi untuk melakukan serangan dan memenangkan pertandingan. Sekarang tampaknya yang pertama (mendominasi) dan lebih kepada untuk tidak kalah."

"Mereka menjadi lebih konservatif dan mereka tidak menyerahkan bola karena mereka tidak ingin anda menciptakan peluang untuk mencetak gol."

"Itulah kesan yang anda dapatkan dari Euro 2012."

"Ya, memang akan sulit untuk membongkar lawan yang bermain bertahan, tetapi itu adalah tantangan yang datang kepada setiap tim yang sukses."

"Mereka memang masih luar bisa, tetapi mereka lebih sedikit melakukan penetrasi dari sebelumnya."

Info

'Vicente Del Bosque Ukir Sejarahnya Sendiri'

Pelatih Spanyol itu menjadi pelatih kedua yang bisa membawa timnya memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia.


Vicente Del Bosque mencatat rekornya sendiri, setelah Spanyol berhasil mengalahkan Italia di final Piala Eropa 2012 dengan skor 4-0.

Dengan kesuksesan tersebut, Spanyol berhasil mengawingkan gelar juara dalam satu periode pelatih di bawah asuhan Del Bosque, yaitu Piala Dunia dan Piala Eropa.

Del Bosque pun menjadi orang kedua yang bisa mencatat prestasi tersebut. Helmut Schon, pelatih timnas Jerman Barat, menjadi orang pertama yang bisa membawa timnya memenangi Piala Dunia dan Piala Eropa dalam dua tahun.

Prestasi Schon itu terjadi pada turnamen Piala Eropa 1972 dan Piala Dunia 1974.

Schon bisa saja mengukir sejarah lebih tinggi jika saja Jerman bisa mempertahankan gelar juara di Piala Eropa 1976. Prestasi tersebut gagal terwujud setelah Jerman Barat kalah dari Cekoslovakia lewat adu penalti.

Sementara Spanyol di bawah asuhan Del Bosque, berhasil meraih trofi juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dengan menundukkan Belanda di final, sebelum menang atas Italia dinihari tadi.

Pelatih berusia 61 tahun itu berpeluang mencatat prestasi lebih baik dari Schon apabila berhasil mengantar Spanyol menjadi juara di Piala Dunia 2014. Del Bosque sendiri tidak mengindikasikan akan mundur usai Piala Eropa 2012 ini.

Del Bosque juga bisa memperpanjang catatan tak terkalahkan timnya di 20 pertandingan berkat kemenangan atas Italia itu.

 Info

'Wow Rekor Iker Casillas & Spanyol Di Euro 2012 '

Casillas menjadi pemain pertama yang mengoleksi kemenangan terbanyak di level internasional.


Kebahagiaan pastinya menyelimuti kiper Spanyol Iker Casillas. Selain timnya berhak menjadi juara Euro 2012, sekaligus tim pertama yang mampu mempertahankan gelar dan memenangi tiga turnamen besar berturut-turut, kemenangan individual juga dirasakan kiper Real Madrid itu.

La Furia Roja memastikan diri menjadi yang terbaik di Eropa usai menggebuk Italia 4-0 di partai final di Stadion NSK Olimpijs`kyj, Kiev, Senin (2/7) dinihari WIB.

Casillas menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mengoleksi seratus kemenangan di level internasional. Catatan itu dilakukan dalam 137 pertandingan bersama tim Matador.

Casillas juga memecah rekor baru dengan 509 menit tanpa kebobolan di Kejuaraan Eropa tahun ini, melampaui rekor 494 yang dilakukan kiper Italia Dino Zoff.

Awal 2012 ini, Casillas sudah mampu melampaui caps timnas yang sebelumnya dipegang mantan kiper Athletic Bilbao, Barcelona, dan Valencia (126). Kini, catatannya kiper berusia 31 tahun itu sudah mencapai angka 137 dan masih bisa terus bertambah.

Rekor kemenangan terbanyak kedua dan ketiga dipegang gelandang Mesir Ahmed Hassam dan bek Prancis Lilian Thuram, yang sama-sama mengoleksi angka 94. Posisi keempat dan kelima ditempati kiper Arab Saudi Mohamed Ali Deayea dan striker legendaris Iran Ali Daei yang sama mengumpulkan 89 kemenangan.

KEMENANGAN INTERNASIONAL TERBANYAK

Pemain                        Tim                 Kemenangan
Iker Casillas                Spanyol                  100
A. Hassan                    Mesir                        94
Lilian Thuram              Prancis                    94
M. Ali Al-Deayea          Arab Saudi              89
Ali Daei                         Iran                           89 

Catatan itu menunjukkan betapa hebatnya Santo Iker. Bahkan, ada satu hal lagi yang perlu dicatat, tiga kesuksesan Spanyol, yakni Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012, ditandai dengan peran Casillas sebagai sang kapten. Luar biasa!

Berikut ini ada rekor-rekor lain yang terjadi selama gelaran Euro 2012 ini:

  1. Spanyol menyamai koleksi gelar Eropa Jerman dengan torehan tiga gelar.

  2. Spanyol menjadi tim pertama di dunia yang mampu memenangi tiga turnamen besar secara berturut-turut.

  3. Spanyol menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Eropa.

  4. Spanyol memecah rekor tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan di Euro. Kekalahan terakhir didapat saat lawan Portugal pada Juni 2004.

  5. Kemenangan 4-0 yang dicetak Spanyol atas Italia merupakan rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah final, baik di Kejuaraan Eropa maupun Piala Dunia.

  6. Ada 13 pemain di Euro kali ini juga membawa Spanyol juara di Euro 2008, menjadi tim pertama yang mampu melakukan itu.

  7. Fernando Torres menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di dua final berbeda.

  8. Dua gol Torres di dua final tersebut merupakan assist dari Xavi, yang menjadi pemain pertama yang mampu memberi assist di dua final berbeda.

  9. David Silva, yang mencetak dua gol dan tiga assist sehingga punya peran dalam lima gol timnya, menjadi pemain yang berkontribusi lebih di turnamen ini.

  10. Vicente del Bosque menyamai prestasi Helmut Schon, dengan membawa tim menjadi juara dalam dua tahun, Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa.

  11. Del Bosque juga merupakan satu-satunya pelatih yang mampu memenangi Liga Champions, Piala Dunia, Kejuaraan Eropa (dua kali) sepanjang karirnya.
      

'Iker Casillas: Ini Momen Indah'

Casillas mengakui gol Alba sudah memastikan kemenangan Spanyol.

 

Kiper Spanyol Iker Casillas mengaku senang dengan keberhasilan timnya menjuarai Euro 2012 usai menggebuk Italia 4-0 di partai final di Stadion NSK Olimpijs'kyj, Kiev, Senin (2/7) dinihari WIB.

La Furia Roja mencatatkan sejarah sebagai tim pertama di dunia yang mampu meraih tiga gelar berturut-turut di turnamen besar. Mereka juga menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Eropa.

David Silva dan Jordi Alba membawa tim Matador unggul di babak pertama. Fernando Torres dan Juan Mata memperbesar kemenangan menjadi 4-0 di pengujung babak kedua.

Casillas menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mengoleksi seratus kemenangan di level internasional. Catatan itu dilakukan dalam 137 pertandingan bersama Spanyol.

Casillas juga memecah rekor baru dengan 509 menit tanpa kebobolan di Kejuaraan Eropa tahun ini, melampaui rekor 494 yang dilakukan kiper Italia Dino Zoff.

"Ini sungguh momen yang benar-benar indah. Gol kedua yang dicetak Jordi [Alba] memastikan kemenangan kami," ujar Casillas.

"Empat tahun yang menakjubkan buat kami. Anda mungkin mengira kemenangan 4-0 lawan Italia terlihat mudah. Tapi, kami sebenarnya melanju secara bertahap di turnamen ini."

Casillas menanggapi komentar miring sejumlah pihak yang menyebut permainan Spanyol membosankan saat lawan Italia.

"Selalu saja ada beberapa kritik, tapi kami mampu membantah itu semua. Kami mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik para pemain dan menggunakan karakteristik permainan kami sendiri. Mereka [Italia} terlihat kelelahan," ujar Casillas lagi.

Info

'Andrea Barzagli Vs. Cesc Fabregas'

Pertahanan Italia dan penguasaan bola Spanyol menjadi kunci kesuksesan mereka masuk ke final, dan tentunya tak terlepas dari peran kedua pemain ini.

Dengan cederanya David Villa dan buruknya penampilan Fernando Torres di musim 2011/12, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque membuat kejutan dengan memainkan Cesc Fabregas sebagai ujung tombak palsu, yang membuat formasi seakan menjadi 4-6-0 tanpa kehadiran striker murni.

Untungnya, dalam partai pertama lawan Italia, Fabregas membayar kepercayaan Del Bosque, yang kalah bersaing di lini tengah dari Xabi Alonso, dan tiga rekannya di Barcelona Sergio Busquets, Andres Iniesta, serta Xavi, dengan gol penyeimbang yang menyelamatkan La Roja dari kekalahan.

Sayangnya, dalam pertandingan itu, Andrea Barzagli masih belum pulih dari cedera betis, dan pelatih Italia Cesare Prandelli memasang trio Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, serta Daniele De Rossi.

ANDREA BARZAGLI vs. CESC FABREGAS
Andrea Barzagli - Italy
UEFA EURO 2012 - Group C: Spanyol v Italia, Cesc Fabregas
8 Mei 1981 (31 Tahun) TANGGAL LAHIR 4 Mei 1987 (25 Tahun)
 186 cm/79 kg TINGGI/BERAT BADAN 175 cm/74 kg
17 November 2004 (23 Tahun) DEBUT INTERNASIONAL 1 Maret 2006 (18 Tahun)
32 (0) CAPS (GOL) (SEBELUM FINAL) 68 (10)
3 (300) PENAMPILAN (MENIT) 5 (240)
0 GOL 2
4/4 PELANGGARAN/DILANGGAR 6/5

Fabregas kemudian kembali mencetak gol di partai kedua lawan Irlandia, tetapi kali ini sebagai pemain pengganti, di mana Torres mencetak dua gol.

Kebangkitan Torres memaksa Cesc tetap duduk di bangku cadangan pada partai terakhir grup lawan Kroasia, dan masuk sebagai pengganti, meski kali ini gagal mencetak gol.

Di pertandingan lain, Barzagli akhirnya dipasang sejak awal dengan menggantikan Bonucci dalam partai penentuan lawan Irlandia, dan penampilan meyakinkan bek Juventus itu membuatnya bermain penuh termasuk saat menyingkirkan favorit juara Jerman di semi-final, dan dalam tiga partai itu, Azzurri hanya kebobolan penalti Mesut Ozil.

Fabregas kembali dipasang sejak awal dalam babak perempat-final lawan Spanyol, namun hanya mampu melepaskan satu tembakan, yang membuat posisinya digantikan Alvaro Negredo dalam babak semi-final lawan Portugal, di mana mantan kapten Arsenal itu baru masuk setelah pada menit ke-54 Negredo gagal meyakinkan Del Bosque.

Ketenangan Fabregas kerap menjadi kunci bagi Spanyol meraih gelar-gelar bergengsi sebelumnya, saat menjadi pencetak penalti penentuan ketika menyingkirkan Italia di Euro 2008, yang kemudian diulang saat mendepak Portugal di babak semi-final Euro 2012.

Dan selain kedua penalti itu, Fabregas juga memberikan dua assist dalam kemenangan atas Rusia di semi-final Euro 2008, dan tentunya memberikan umpan matang bagi Iniesta untuk mencetak gol penentu gelar Piala Dunia 2010 pada babak perpanjangan waktu lawan Belanda.

Di sisi lain, pengalaman Barzagli dalam memberikan Scudetto bagi Juventus pada musim 2011/12 tanpa menelan kekalahan sekalipun di Serie A Italia tentunya menjadi andalan Prandelli dan harapan bagi fans Italia untuk meredam serangan Spanyol.

Jika dipasang dalam partai final di Kiev, Fabregas masih harus membuktikan dirinya mampu beradaptasi dengan posisi barunya sebagai ujung tombak, sementara Barzagli wajib berkonsentrasi penuh dalam menghalau terobosan-terobosan umpan gelandang Spanyol yang mengancam gawang kapten Gianluigi Buffon.