Friday, July 6, 2012

Gary Neville, Manchester United Harus Bangkit

Arenasitus.com - Meskipun penampilan United musim 2011/12 sangat mengecewakan namun menurut Neville itu bukan alasan untuk Wayne Rooney dkk rendah diri. 

Mereka harus menunjukkan kapasitasnya dengan memperbaiki penampilan mereka. Mantan kapten The Red Devils itu juga mengungkapkan kalau semangat yang dimiliki punggawa United harus tetap terjaga. 

Musim 2012/13 tentu saja akan lebih berat dari musim sebelumnya. Neville paham betul soal itu. Persaingan akan lebih ketat dan siapapun memiliki peluang untuk mengukir hasil yang terbaik. Namun yang Neville inginkan adalah, United menjadi yang terbaik. Itu sebabnya tim besutan Sir Alex Ferguson itu harus bisa bermain lebih maksimal lagi.

"Target klub dari musim ke musim jelas tidak pernah berubah. Menjadi juara Liga Primer Inggris dan Liga Champions. Itu selalu menjadi tujuan utama klub dan seluruh pemain," ujar Neville.

"Untuk itu seluruh pemain wajib memberikan yang terbaik. Mereka harus memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," sambungnya.

Tantangan yang bakal dihadapi klub tentu tidak pernah berubah. Inilah yang harus bisa mereka kendalikan. Pastinya banyak pihak yang menyoroti perkembangan United musim depan. Beberapa orang bertanya-tanya apakah kerajaan United mulai runtuh.

"Hasil buruk musim lalu membuat Manchester United mengalami hal yang mengerikan. Kekuasaan mulai bergeser dari tangan United. Tetapi masih ada waktu untuk United memperbaikinya yaitu musim 2012/13 ini. Manajer dan seluruh pemain harus bisa mengatasi ini semua. 

Mereka harus yakin bisa melakukan yang terbaik pada musim 2012/13 ini dan membuat frustrasi lawan-lawannya," tegas Neville.

Selengkapnya

Bima Ragil ,Gelandang yang Kreatif dan Pekerja Keras.

Arenasitus.com - Gelaran kualifikasi Piala Asia 2012 sudah mulai dilaksanakan di Main Stadium di Pekanbaru-Riau, Kamis (5/7) malam WIB. Timnas Indonesia U-22 pun sudah menjalani laga perdananya, meski akhirnya ditekuk Australia dengan skor tipis 1-0.

Tapi bukan itu yang menjadi fokus warga Jombang. Mereka malah dengan antusias, sembari terus menunggu pemain idolanya dimainkan oleh duet asisten pelatih Widodo Cahyono Putro dan Lestiadi. Pemain yang dimaksud adalah Bima Ragil, pemain asal Kecamatan Ngoro, Jombang, yang dipanggil pelatih Aji Santoso untuk bergabung dalam tim yang diterjunkan pada event yang berlangsung mulai 5 sampai 15 Juli 2012 tersebut.

"Bima sudah dua minggu ini memperkuat dan bergabung dengan timnas U-22, bahkan sudah tampil dalam laga uji coba," kata pengurus PSSI Jombang Mujiono.

Setelah terpilih dalam seleksi yang digelar di Yogyakarta, Bima memang langsung diboyong menuju ke Riau untuk menjajal venue pertandingan. Saat uji coba menghadapi tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau, Sabtu (30/6), Timnas U-22 berhasil menang telak 4-0. Salah satu gol tercipta, dilesakkan Bima yang masuk sebagai pemain pengganti. Ia mencetak gol keempat pada menit ke-80 melalui tendangan kerasnya.

“Meski hanya dimainkan selama 20 menit terakhir, tapi ia [Bima Ragil] mampu menunjukkan kehebatannya di lapangan," tambah Mujiono.

Bukan hanya itu, menurut Mujiono, selain agresif merebut dan menguasai bola, Bima juga tercatat melakukan empat kali tembakan ke arah gawang tim PON Riau, di mana salah satu tembakan itu berbuah gol.

“Sebagai mantan pelatihnya, saya sangat optimistis Bima bisa mendapatkan tempat di skuad utama," yakin Mujiono.

Pendapat serupa juga disampaikan Heru Sunarno, yang selama empat tahun terakhir selalu menjadi pelatih Bima. Yakni sejak di PSID Junior dan tiga tahun di PSID senior. Menurut Sunarno, Bima merupakan tipikal gelandang yang kreatif dan pekerja keras. Jadi, ia sangat tepat bila dimainkan sebagai gelandang serang, untuk membongkar pertahanan lawan.

Sebagai gelandang, pemain yang pernah tergabung dalam tim Jombang untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2009 ini, juga dibekali dengan skill yang mumpuni dan insting yang kuat dalam membaca permainan dan menutup serangan yang dibangun oleh tim lawan.

“Sejak 2009 lalu, sebenarnya Bima sudah dilirik tim PON Jatim dan diminati pemandu bakat tim-tim besar," sahut Santoso Ghozali, mantan manajer tim sepakbola Jombang untuk Porprov 2009.

Namun sayangnya, warga Jombang masih harus bersabar untuk melihat penampilan Bima bersama timnas U-22. Karena saat menghadapi Australia, timnas U-22 tampaknya belum berminat memainkan pemain asal Jombang itu. Dalam pertandingan tersebut, lini tengah timnas U-22 diisi oleh Fandi Eko Utomo, Rasyid, Agung Supriyanto dan tentu saja sang kapten tim, Andik Vermansyah.
 

Selengkapnya 

Wasit Pierluigi Collina Setuju Dengan Teknologi Garis Gawang

Arenasitus.com - Ketua wasit UEFA tersebut kini memberikan dukungannya terhadap keputusan Direksi Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) untuk penggunaan teknologi garis gawang. 

Pierluigi Collina yang sebelumnya sempat tidak setuju dengan penggunaan teknologi garis gawang akhirnya memberikan dukungan.Collina menilai ini akan sangat membantu kerja wasit dalam memimpin pertandingan di lapangan. Pasalnya memang ada hal-hal yang terjadi di luar pemandangan wasit. 

Penggunaan teknologi garis gawang ini ramai dibicarakan setelah adanya beberapa insiden gol yang dianulir wasit. Setelah Inggris yang merasa dirugikan pada Piala Dunia 2010 lalu, ada beberapa negara juga yang merasakan hal serupa di Euro 2012 kemarin.  

Salah satunya adalah Ukraina. Tuan rumah Euro 2012 itu seharusnya mendapatkan gol ketika dikalahkan Inggris 1-0 pada pertandingan terakhir Grup D.

"Saya sekarang mendukung penuh penggunaan teknologi garis gawang. Saya pikir ini sebuah langkah yang sangat tepat," ujar Collina.

Collina sendiri sudah tidak sabar untuk melihat dampak positif dari penggunaan teknologi garis gawang ini. Dia sangat senang karena akhirnya nanti beban yang ditanggung wasit bisa berkurang. Dia tahu betul seperti apa tekanan yang wasit rasakan dalam memipin sebuah pertandingan.

"Ini jelas akan sangat membantu wasit dalam bekerja. Semoga dampaknya akan baik," tutur mantan wasit terbaik dunia itu. 

Selengkapnya

Spanyol Juga Ingin Berjaya di Olimpiade

Arenasitus.com - Keberhasilan tim senior Spanyol menjuarai Piala Eropa 2012 memotivasi yunior-yunior mereka untuk meraih medali emas di Olimpiade 2012 London.

"Kami sangat termotivasi memulai petualangan dan mengakhirnya dengan meraih medali," jelas penyerang Iker Munian.

Jika berhasil meraih medali emas, maka Spanyol akan mengikuti jejak Uruguay, Italia, dan Jerman Barat yang berhasil mengawinkan Piala Dunia dan Olimpiade.

"Kami masih muda dan kami akan pergi ke kompetisi dengan motivasi yang sama seperti mereka," kata kiper David de Gea.

"Mereka mencapai sesuatu yang bersejarah dan banyak harapan pada kami sekarang tapi itu tidak akan semudah yang dipikirkan orang. Kami akan melakoni banyak pertandingan. Kami harus fokus pada setiap pertandinganya, mengetahui kekuatan lawan, dan berharap lolos ke final," lanjut kiper Manchester United tersebut.
 
Sementara di Olimpiade nanti, "Tim Matador" tergabung di Grup D bersama Jepang, Honduras, dan Maroko. Spanyol akan memulai petualanganya dengan menantang Jepang pada 26 Juli mendatang.

Tottenham Siap Lepas Rafael Van Der Vaart


Arenasitus.com - Van der Vaart kemungkinan akan kembali ke Jerman setelah diincar Hamburg dan Schalke. 

Kedatangan Andre Villas-Boas sebagai pelatih baru Tottenham sepertinya akan diikuti dengan kepergian beberapa pemain.

Salah satu pemain yang kemungkinan besar akan dilepas adalah Van der Vaart. AVB ditengarai tidak akan memasukkan gelandang asal Belanda itu sebagai bagian dari rencananya di musim 2012/13 ini.

Menurut kabar dari Sportsmail, Van der Vaart akan dilepas dengan nilai transfer sekitar £10 juta. Pemain berusia 29 tahun itu bisa jadi akan kembali ke Jerman setelah Hamburg dan Schalke dikabarkan tertarik ingin mendapatkannya.

Van der Vaart sendiri pernah memperkuat Hamburg selama tiga tahun dan menjadi salah satu pemain andalan mereka sebelum kemudian hijrah ke Real Madrid dan Spurs.

Selengkapnya

Michel Platini : Teknologi untuk Offside ?

Arenasitus.com - Disetujuinya teknologi garis gawang oleh FIFA mendapatkan tanggapan pro dan kontra. Salah satu yang kontra akan keputusan tersebut adalah Presiden UEFA Michel Platini.

Platini sejak awal memang menentang penggunaan teknologi di dalam sepakbola. Oleh karenanya, ketimbang menggunakan teknologi garis gawang, ia lebih memilih menambah jumlah asisten wasit; yakni dua asisten tambahan di sisi gawang masing-masing tim yang bertanding.

Kendati demikian, solusi menambah asisten wasit tersebut kembali mendapatkan pertanyaan. Apalagi setelah ada kontroversi batalnya gol Ukraina ke gawang Inggris pada Piala Eropa lalu. Ketika itu, terlihat dari siaran ulang, bola sudah melewati garis. Namun, wasit memutuskan tidak ada gol.

Bagaimana tanggapan Platini? Mantan bintang timnas Prancis itu tetap teguh pada pendiriannya.

Platini beranggapan bahwa jika satu permasalahan sudah diselesaikan dengan teknologi, maka hanya tinggal tunggu waktu masalah lainnya juga diselesaikan dengan teknologi.

"Saya tidak hanya menentang teknologi garis gawang, tetapi saya juga menentang teknologi itu sendiri. Karena teknologi itu akan menginvasi seluruh area dari sepakbola," ujarnya seperti dilansir Reuters.

"Kenapa Tak Sekalian Ada Teknologi untuk Offside? Lalu, bagaimana dengan gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona pada 1986?"

"Mengapa tidak sekalian kita ciptakan teknologi untuk melihat apakah Maradona menyentuh bolanya atau tidak? Ini semua tidak akan ada habisnya. Saya menentang teknologi itu sendiri," tegasnya.

Keputusan untuk memberikan lampu hijau pada teknologi garis gawang diambil oleh International Football Association Board (IFAB), dalam sidangnya Kamis (5/7/2012) kemarin waktu setempat. Demikian dikutip dari AFP.

Teknologi garis gawang tersebut akan melakukan debutnya di Piala Dunia Antarklub, Desember mendatang. FIFA juga telah merencanakan untuk memakai teknologi tersebut di Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014. Sementara itu, Liga Primer Inggris diperkirakan akan menjadi liga pertama di dunia yang akan menggunakan peragkat ini.

Dari delapan teknologi yang sudah diuji coba, hanya dua sistem -- Hawk-Eye dan GoalRef -- yang berhasil lolos. Kini kedua teknologi tersebut tinggal menunggu FIFA untuk menetapkan lisensi penggunaannya.

Selengkapnya

Forlan Pindah ke Brasil

Arenasitus.com - Diego Forlan tak akan lagi berseragam Inter Milan di musim depan. Klub Brasil, Internacional, mengumumkan bahwa mereka telah merampungkan negosiasi untuk mendatangkan striker asal Uruguay itu.

Forlan masih punya satu tahun tersisa di kontraknya bersama Inter. Namun ia memutuskan untuk memutus kontraknya bersama Nerazzurri.

Eks pemain Villareal ini tak masuk dalam rencana Inter di musim depan. Namanya tak ada dalam skuat Inter yang menjalani latihan pra-musim di Pinzolo.

Penyerang berusia 33 tahun ini sepakat untuk menandatangani kontrak bersama Internacnional hingga Juni 2015. Internascional akan memperkenalkan Forlan secara resmi pada hari Sabtu waktu setempat.

"Diego Forlan adalah rekrutan baru Internacional. Pemain asal Uruguay ini berada di Milan dan akan tiba di Porto Alegre pada hari Sabtu. Pemain akan diperkenalkan besok Sabtu," tulis pernyataan di situs resmi Internacional seperti dilansir ESPN Star.

Forlan bergabung dengan Inter pada bursa transfer musim panas tahun lalu dari Atletico Madrid. Selama di Giuseppe Meazza, pertaih gelar pemain terbaik di Piala Dunia 2010 hanya mencetak dua gol dari 18 penampilannya di Seri A.

Selengkapnya

Pelatih Baru Timnas Belanda, Louis Van Gaal

Arenasitus.com - Louis van Gaal kembali dipercaya menangani timnas Belanda dan dibantu Danny Blind sebagai asisten. Van Gaal dipastikan sebagai pelatih pengganti Bert van Marwijk di timnas Belanda.

Van Marwijk memilih mundur setelah Belanda gagal total dengan memperoleh tiga kekalahan pada fase grup Euro 2012. Selain itu, Belanda dilanda perpecahan internal dengan perselisihan sejumlah pemain serta ketidakcocokan dengan metode Van Marwijk.

Sejumlah nama kandidat diapungkan, mulai dari Frank Rijkaard, Marco van Basten, Ruud Gullit, Ronald Koeman, Frank de Boer, Foppe de Haan, hingga Guus Hiddink. Namun, KNVB akhirnya memilih pelatih kawakan yang pernah membawa Ajax Amsterdam menjuarai Liga Champions 1995, Van Gaal.

Pelatih 60 tahun itu akan didampingi oleh Danny Blind sebagai asisten. Blind baru saja dipastikan tidak lagi bergabung di susunan manajemen Ajax setelah terpilihnya Marc Overmars menjadi direktur olahraga yang baru.

Ini merupakan periode kedua Van Gaal menangani Oranje. Periode pertama diperolehnya 12 tahun lalu, tetapi tidak mendatangkan ekspektasi yang diinginkan. Di bawah Van Gaal, Belanda gagal menembus Piala Dunia 2002

Kesempatan ini dapat dijadikan penebusan dosa bagi eks pelatih Barcelona, AZ Alkmaar, dan Bayern Munich itu. Van Gaal juga sempat mencetuskan ambisi ingin menangani sebuah timnas di Piala Dunia Brasil dua tahun mendatang. 

Selangkapnya 

Bayern Munich Sulit Kucurkan €40 Juta Untuk Javi Martinez

Jupp Heynckes mengaku takkan mudah mendatangkan Javi Martinez.



Arenasitus.com - Pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes merasa sulit mewujudkan transfer Javi Martinez yang dibanderol Athletic Bilbao sebesar €40 juta.

Setelah diungkapkan direktur olahraga baru mereka, Matthias Sammer, Heynckes mengakui minat Bayern mendatangkan Martinez ke Allianz Arena musim depan. Namun, Bilbao takkan melepas pemain andalannya begitu saja. 

Presiden Josu Urrutia sudah menegaskan hanya tawaran senilai klausul penjualan dalam kontrak sang pemain yang akan dipertimbangkan klub Basque itu.

"Bukan rahasia lagi kalau kami sudah mengontak agen Martinez," ujar Heynckes.

"Saya juga sudah mengontak Josu Urrutia, yang pernah bermain untuk saya semasa masih bekerja untuk Bilbao."

"Saya tahu cara pandang Basque. Sikap mereka yang bertahan meminta harga sesuai banderol juga merupakan keputusan politis."

"Bayern takkan pernah membayar dengan jumlah sebesar itu. Itu pasti. Selalu ada harapan, tapi saya tak yakin bakal mudah mendatangkannya."

Selengkapnya 

  

Trofi Juara ISL Diberikan Saat Sriwijaya FC Vs. Tim Bintang ISL

Panpel hanya mencetak sebanyak 27.120 tiket.  



Arenasitus.com - Pertandingan Perang Bintang antara Sriwijaya FC dan tim bintang ISL, Minggu (15/7), di Stadion Gelora Srwijaya Jakabaring, Palembang, ditandai dengan penyerahan secara resmi trofi juara ISL dari PT Liga Indonesia kepada juara musim ini.

Direktur teknik dan sumber daya manusia (SDM) PT SOM Hendri Zainuddin, Jumat (6/7) malam, mengatakan, trofi juara ISL akan diserahkan pada saat Perang Bintang, karena itu ia menghimbau para penonton untuk datang langsung ke stadion.

“Pemberian trofi juara adalah saat yang paling ditunggu dari suatu kompetisi, karena itu sangat rugi jika tidak datang langsung ke  Stadion Jakabaring Palembang saat Sriwijaya FC menghadapi tim bintang ISL,” kata Hendri Zainuddin

Bagi penonton yang ingin menyaksikan laga Perang Bintang sekaligus pemberian trofi ISL bisa segera memesan tiket karena jumlah tiket terbatas dan bisa  kehabisan jika tidak segera memesan dari sekarang. Panpel hanya mencetak sebanyak 27.120 tiket.

Rinciannya adalah 120 tiket platinum, 500 tiket VVIP, 3.500 tiket VIP, 7.000 tiket tribun barat, 9.000 tiket tribun timur, 3.500 tiket tribun utara dan 3.500 tiket tribun selatan.

"Harga tiket platinum Rp2,5 juta, VVIP Rp200 ribu, VIP Rp125 ribu, tribun barat Rp75 ribu, tribun timur Rp50 ribu dan tribun utara-selatan Rp30 ribu, sementara untuk 120 tiket platinum sudah habis dipesan,” kata Hendri lagi.
 

Selengkapnya