Thursday, June 28, 2012

Italia Lolos Piala Konfederasi 2013 Di Brasil

Kemenangan atas Jerman 2-1 di partai semi-final, membuat Italia mendapat satu tempat di Piala Konfederasi 2013 yang akan dilaksanakan di Brasil.


Italia dapat ambil bagian dalam Piala Konfederasi 2013 setelah berhasil lolos ke partai final Euro 2012.

Lolosnya Italia ke Piala Konfederasi 2013 tanpa harus memenangkan Piala Eropa, tak lepas dari Spanyol yang sudah menjadi juara dunia setelah kemenangan mereka di Afrika Selatan 2010 dan tentu saja berkat mereka juga melangkah ke partai final Euro 2012. Hal tersebut membuat Azzurri mendapatkan satu tempat untuk mewakili konfederasi UEFA di kejuaraan tersebut.


Tim besutan Cesare Prandelli memastikan lolos ke final setelah mendapatkan kemenangan 2-1 atas tim Jerman melalui dua gol dari Mario Balotelli. Meskipun begitu, Italia memiliki pilihan untuk menolak jika mereka tidak mau berpatisipasi di kejuaraan yang akan berlangsung di Brasil, hal yang sama pernah dilakukan oleh Prancis dan Jerman.

Dan sebagai gantinya, dua semi-finalis lainnya yaitu Portugal dan Jerman bisa menggantikan tempat Italia untuk mewakili UEFA.

FIFA mulai mengadakan turnamen tersebut sejak 1997 dan selalu melaksanakan turnamen itu setiap dua tahun sekali hingga 2005. Pada akhirnya turnamen tersebut diadakan setiap empat tahun sekali sebagai persiapan tuan rumah menjelang Piala Dunia setahun berikutnya.

Negara yang paling sering memenangkan kompetisi ini adalah Meksiko, Perancis, dan juara bertahan Brazil. Masing-masing negara itu tercatat tiga kali menjuarai kejuaraan tersebut.



Del Bosque dan Sejarah Baru Pelatih Dunia



Vincente Del Bosque bisa mengukir sejarah baru yang sebelumnya tak pernah dituliskan pelatih mana pun di seluruh dunia. Itu akan dia lakukan asal mengantar Spanyol jadi juara Euro 2012.

Catatan hebat yang berpeluang dibuat Del Bosque adalah status sebagai pelatih pertama yang berhasil merebut trofi Liga Champions, Piala Dunia dan Piala Eropa. Demikian diberitakan AFP.

Sukses Del Bosque di level klub dia raih bersama Real Madrid. Dalam selang 1999 sampai 2003 dia bahkan mempersembahkan dua trofi Liga Champions buat El Real, di mana dalam periode tersebut dia juga memberi timnya dua gelar La Liga Primera.

Sementara titel Piala Dunia dia persembahkan buat timnas Spanyol dua tahun lalu. Di Afrika Selatan, La Furia Roja merebut titel juara dunianya untuk kali pertama setelah mengalahkan Belanda di final dengan skor tipis 1-0.

Senin (2/7/2012) dinihari WIB mendatang, pria 61 tahun asal Spanyol itu akan punya kesempatan untuk mengantar Spanyol mempertahankan gelar Piala Eropa. Melaju ke final usai menundukan Portugal lewat adu penalti, Iker Casillas cs akan menghadapi Italia.

Jika berhasil mengantar Spanyol mengangkat trofi juara, Del Bosque bukan cuma akan jadi pelatih pertama yang meraih trofi Liga Champions, Piala Dunia dan Piala Eropa. Dia juga akan menyamai prestasi milik pelatih Jerman Barat, Helmut Schoen.

Schoen adalah satu-satunya pelatih yang berhasil mengantar timnya menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia, yang dia lakukan di tahun Euro 1972 dan Piala Dunia 1974

Hot Info

Abis di cukur

Habis di cukur, main sedikit.. crot.. BASAH deh ...


Hot Info lainnya

Andrea Pirlo: Kita Belum Menang

Menghadapi Spanyol di final, playmaker Italia ini berharap rekan-rekannya bisa memperlihatkan semangat yang sama seperti saat mengalahkan Jerman dan Inggris.


Playmaker Andrea Pirlo mewanti-wanti rekan satu timnya untuk tidak terlalu larut dalam kegembiran usai mengalahkan Jerman 2-1 di semi-final Euro 2012.

Italia masih harus menghadapi juara bertahan Spanyol di final. Pirlo menegaskan kemenangan yang kini telah diraih tidak akan berarti apa-apa jika di final nanti tidak bisa memenangkan turnamen ini. 

"Kami belum ada memenangkan apapun saat ini," ujar Pirlo kepada wartawan selepas pertandingan.

"Kami yakin akan memiliki pertandingan yang bagus melawan Spanyol nanti. Jika kami ingin menang, tentunya kami harus menunjukkan semangat yang sama dan hasrat seperti yang sudah kami tunjukkan [saat melawan Jerman] serta Inggris."

"Setelah Piala Dunia 2006, kami kerap memiliki persoalan yang sama di tim nasional karena keberhasilan itu tak kunjung datang. Sekarang kami telah menggapai final."

 Hot Info

Robert Pires: Eden Hazard Harus Sabar Di Chelsea

Robert Pires menilai potensi Eden Hazard di Liga Primer Inggris tidak terbatas.


Legenda Arsenal dan tim nasional Prancis Robert Pires menyatakan Eden Hazard harus sabar di klub barunya, Chelsea.

Pires menilai mantan bintang Lille tersebut tidak akan menjalani semuanya dengan mudah di Inggris. Namun, ketika Hazard sudah dapat beradaptasi, maka potensinya akan tidak terbatas.

"Eden Hazard harus memiliki kesabaran saat satu pekan pertamanya, bahkan pada satu bulan pertamanya di Chelsea. Mungkin dia akan sangat kesulitan. Tidak menghadapi tim besar, tetapi ketika menghadapi tim yang lebih kecil," ujar Pires.

"Dengan tingginya banderol untuk mendapatkannya, dia harus bermain dengan level tertinggi setiap diturunkan. Kita jangan berharap dia akan menjadi bintang besar seperti di Ligue 1 Prancis dengan sangat cepat. Tetapi saya tidak ragu dia akan sukses."

"Saat dia sudah beradaptasi, potensinya tidak memiliki batas."

Hot Info 

 

Lawan Persela, Persiba Balikpapan Butuh Wasit Yang Fair

Kubu Persiba berharap laga di Surajaya didukung perangkat pertandingan yang netral dalam menegakkan fair play.


Persiba Balikpapan akan menuntaskan rangkaian tur Jawa Timur di Indonesia Super League (ISL) 2011/12 ini dengan bertandang ke Stadion Surajaya, markas Persela Lamongan.

Menghadapi Persela dalam pertandingan pada Jumat (29/6) sore ini, menurut manajer tim Jamal Al Rasyid, bukanlah perkara mudah untuk merebut kemenangan.

Persela yang merupakan satu dari dua klub ISL  yang musim ini belum sekalipun tersentuh kekalahan di kandang bersama juara musim ini Sriwijaya FC tentunya akan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga keangkeran Stadion Surajaya, dari gempuran punggawa Beruang Madu, julukan Persiba. Terlebih Laskar Joko Tingkir baru saja menuai hasil positif usia mengganyang saudara se-Jatim, Gresik dengan skor mencolok 6-2.

“Iti bukti jika Persela merupakan tim kuat. Catatan bagus di kandang akan menjadi modal mereka untuk tak mau kalah. Tapi kami akan tetap berusaha maksimal menyudahi laga nanti,” ucap Jamal.

Diterangkannya, Persiba memang baru saja kalah dari Arema. Padahal seperti diketahui, dalam laga yang berlangsung di Kanjuruhan (24/6) tersebut, penampilan Esteban Guillen cs terbilang bagus dan banyak memiliki peluang gol.

“Hanya saja, seperti pada laga melawan Arema di mana Persiba tampil bagus dan terpaksa kalah. Kami pikir menghadapi Persela pun tak cukup hanya dengan bermain bagus atau cantik. Lebih dari itu faktor keberuntungan pun kami butuhkan, selain itu pengadil pun harus bersikap fair play tidak seperti saat di Arema,” tegas Jamal.

Menghadapi Persela Lamongan, kejadian seperti di Arema jangan sampai terulang lagi. Kubu Persiba berharap laga di Surajaya tak hanya menyuguhkan laga yang menarik dari kedua tim namun juga harus didukung perangkat pertandingan yang netral dalam menegakkan fair play.

Menghadapi Persela, skuad Beruang Madu tampaknya kembali tanpa diperkuat striker andalan Aldo Barreto yang lebih dulu pulang ke Balikpapan karena akumulasi kartu dan juga karena istrinya akan melahirkan.

Untuk itu, direktur teknik Persiba Hans Peter Schaller akan menduetkan bombernya Kenji Adachihara dan Eki Nurhakim. Di topang winger Matsunaga Shohei dan Sultan Samma, diyakini keduanya dinilai akan mampu menjadi penggedor barisan pertahanan Laskar Joko Tingkir.

“Kami fokus dengan tim kami, absennya Aldo kami pikir bukan masalah krusial karena kami punya striker lain yang juga lebih siap. Semoga di tur terakhir ini kami mampu membawa pulang hasil maksimal,” tegas Schaller.

Hot Info

Mats Hummels: Jerman Kacau Di Babak Pertama

Mats Hummels mengaku berandil besar pada gol pembuka Italia di laga semi-final dini hari tadi (29/6).

 

Bek tim nasional Jerman Mats Hummels mengakui timnya sangat kacau di babak pertama, ketika menghadapi Italia dini hari tadi (29/6).

Seperti yang diketahui, Jerman harus merelakan tiket ke final setelah takluk dari Azzurri dengan skor 2-1. Skuat asuhan Joachim Low hanya mampu membalas dua gol Mario Balotelli di babak pertama, dengan gol Mesut Ozil via titik putih.

"Kami kacau di babak pertama. Tertinggal dua gol saat menghadapi tim yang sangat baik dalam taktik adalah hal yang sulit," ujar pemain berusia 23 tahun tersebut.

Hummels juga mengakui bahwa dirinya berandil besar pada gol pertama yang dicetak oleh Italia pada menit ke-20.

"Untuk umpan silang pada gol pertama, saya tidak mengantisipasinya dengan baik. Umpan tersebut berhasil masuk adalah kesalahan saya, jadi saya berandil besar pada gol pertama," pungkas Hummels.

Hot Info 

Italia Menang, Gianluigi Buffon Gusar

Pemain senior Italia ini mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak ceroboh lagi di laga berikutnya.


Kemenangan yang telah direngkuh Italia atas Jerman tak membuat hati kiper Gianluigi Buffon menjadi bahagia. Ia tetap gundah. Kiper berusia 34 tahun ini mengaku masih banyak kecerobohan yang telah dilakukan rekan-rekannya saat Italia mengalahkan Jerman 2-1 di semi-final Euro 2012.

Buffon gusar karena di lima menit terakhir Italia sempat berada dalam situasi yang sulit. Bahkan Jerman mampu memperkecil defisit dua gol yang dialaminya lewat raihan gol penalti yang dieksekusi sempurna oleh Mesut Ozil di injury time babak kedua. 

"Saya kesal di peluit akhir karena saya tak bisa merayakan tempat kedua. Saya juga marah karena kami seharusnya bisa menghindari situasi sulit di lima menit akhir," gerutu kiper Juventus ini.

"Ketika Anda bisa mencetak tujuh gol melawan Jerman, Anda harusnya melakukan itu karena jika mereka mampu mengimbangi 2-2 saja, mereka akan bisa mengalahkan Anda 10-2 di masa perpanjangan waktu."

"Untuk itu kami harus lebih dewasa lagi dan menyadari jika sepakbola adalah sebuah permainan, ketika Anda meraih final Piala Eropa, ini bukan lagi sekedar permainan."

Hot Info 

 

Kalahkan Jerman, Inilah Reaksi Fans Italia

Fans Italia mengaitkan kemenangan Azzurri atas Der Panzer di Euro 2012 ini dengan semangat untuk dapat bangkit dari krisis ekonomi yang tengah melilit negaranya.


Kegembiraan langsung menyelimuti hati para suporter Italia usai menyaksikan tim kesayangannya mengalahkan Jerman 2-1 di semi-final Euro 2012 dini hari tadi.

Kemenangan itu ternyata memberi dampak hingga di luar persoalan sepakbola. Masalah krisis yang kini dialami oleh Italia menjadi salah satu persoalannya. 


Seperti diketahui saat ini Italia bersama Spanyol berada dalam situasi finansial yang sulit. Untuk mengatasi persoalan krisis ekonomi, para pemimpin negara Eropa akan melakukan pertemuan KTT Eropa di Brussel.

Para fans Italia berharap kemenangan ini bisa membangkitkan harapan untuk membawa negara mereka mampu keluar dari krisis ekonomi.

"Italia adalah sebuah negara yang kokoh dan ini menunjukkan bahwa kami mampu untuk bangkit," ujar Andrea Arces, salah seorang pelajar dari selatan Italia.

"Begitu banyak hal yang positif mengenai Italia dan ini adalah satu diantaranya," sebut pelajar Italia lainnya Martina Capo.

Sementara suporter lainnya merasa cemas kemenangan ini akan mendinginkan sikap Jerman terhadap proposal Italia untuk bisa mendapatkan kucuran dana pinjaman.

"Sepertinya mereka tidak akan pernah memberikan kami eurobond [surat utang kolektif zona Euro] setelah hasil ini," kata Paolo Brusca, salah satu penggemar Italia yang menyaksikan laga di sebuah taman di Roma.

"Karena kami telah menjadi ganjalan yang begitu nyata di sepatu mereka. Kami menjadi satu-satunya yang benar-benar membuat mereka takut."


Hot Info

Jerman Kalah, Joachim Loew Tak Mengeluh

Pelatih skuat Der Panzer ini menyerukan semua pihak untuk memperbaiki diri guna menatap penampilan di masa mendatang. 

 

Pelatih Joachim Loew berupaya menerima kekalahan Jerman dengan lapang dada usai menyerah 2-1 dari Italia di semi-final Euro 2012 dini hari tadi.

Loew menegaskan saat ini bukan lagi saatnya untuk mempersoalkan kekalahan yang sudah terjadi. Lebih penting saat ini, kata dia, bagaimana memikirkan untuk memperbaiki penampilan di masa mendatang. 


"Kami telah kebobolan dua gol di babak pertama dan itu menyulitkan kami," ujarnya selepas pertandingan.

"Tim sebenarnya telah menunjukkan kemampuannya dengan seluruh hatinya usai tertinggal. Kami sempat memiliki sejumlah peluang di babak kedua. Andai saja kami memperoleh golnya lebih cepat tentunya hasilnya akan berbeda."

"Terus terang sungguh sulit melawan tim sekaliber Italia dengan ketinggalan 2-0. Mereka telah mempertahankan semua yang mereka dapatkan itu."

"Kekecewaan tentunya begitu besar bagi semua pemain tetapi kami tak seharusnya membuat kesalahan dan mempertanyakan segala yang sudah terjadi itu."

"Kini kita harus menatap bagaimana kami bisa berbuat lebih baik lagi di masa mendatang," ujarnya.  


Hot Info