Saturday, March 31, 2012

Mancini Tak Percaya dengan Balotelli

Pelatih Manchester City Roberto Mancini menyatakan Mario Balotelli merupakan pesepak bola berbakat. Namun, ia tidak percaya bekas pemain Inter Milan itu akan membantu City meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim 2011/2012 ini.

“Dia adalah pemain top dan bisa melakukan semuanya. Ia mampu mencetak dua gol ke gawang Arsenal pada pekan depan, namun bisa juga mendapatkan kartu merah,” katanya, Sabtu 31 Maret 2012. “Saya tidak percaya Mario. Tidak ada satu  orang pun percaya Mario.”

Mancini melanjutkan, hingga kini Balotelli melakukan perannya dengan sangat baik. Apalagi dia sangat pentig bagi The Citizens pada delapan pertandingan sebelumnya. “Tapi mempercayai dia? Tidak pernah,” ujar bekas pelatih Lazio dan Inter Milan itu.

Ketidakpercayaan Mancini kepada Balotelli lantaran anak asuhnya itu kerap membuat onar. Dalam sepakan ini, pemain berdarah Ghana kewarganegaraan Italia itu sudah membuat Mancini naik pitam. Ia terlibat adu mulut dengan sang pelatih. Lalu pergi ke Milan, Italia, tanpa seizin klub.

“Saya tidak bisa membuatnya diam selama dua hari di dalam rumah,” ujar pelatih yang baru menyumbangkan satu gelar bagi City ini. “Mungkin pada saatnya nanti, ia akan menyadari apa yang harus dilakukan bila mendapatkan kesempatan libur dua hari.”

Mancini berharap Balotelli mengubah sikapnya. “Karena dia harus tahu ini adalah pekerjaannya,” tutur pria asal Italia itu. “Dia perlu bekerja dan beristirahat. Tapi dia masih muda.”

Taklukan Villa, Chelsea Bawa Pulang Tiga Poin

Chelsea berhasil membawa pulang tiga poin setelah menumbangkan tuan rumah Aston Villa 4-2,

Pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu 31 Maret 2012. Branislav Ivanovic mencetak dua dari empat gol Chelsea, dan sisanya dibukukan Daniel Sturridge serta Fernando Torres.

Laga itu sendiri berjalan menarik. Pada babak pertama Chelsea unggul 1-0 melalui gol Sturridge yang tercipta di menit ke-8. Ia berhasil memanfaatkan bola muntah dari sepakan Torres yang dihalau Stephen Warnock. Tanpa terkawal, bekas pemain Manchester City itu menceploskan bola ke dalam gawang dengan sangat kencang.

Selepas turun minum, Chelsea yang menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 54 persen berhasil menggandakan keunggulan. Di menit ke-50, memanfaatkan sepak pojok Juan Mata, Ivanovic melepaskan tembakan dari jarak dekat, yang tak mampu ditepis kiper Villa, Shay Given.

Tak ingin mendapatkan malu di depan pendukung sendiri, Villa berhasil menyamakan keadaan berkat dua gol yang disumbangkan James Collins dan Erick Lichaj. Namun, Chelsea kembali unggul melalui Ivanovic. Bahkan klub kota London itu semakin menjau, setelah Torres mencetak gol penutup di laga tersebut.

Dengan kemenangan ini, Chelsea mengoleksi 53 poin dan hanya terpaut dua poin dari Tottenham Hotspur yang berada di peringkat keempat. Sedangkan kekalahan bagi Villa, membuat posisi mereka tak beranjak dari peringkat ke-15 dengan torehan 33 poin.

Aston Villa: Given; Collins, Baker, Warnock, Lichaj; Gardner, Ireland, Bannan, Herd (Albrighton 69’); Weimman (Heskey 82’), Agbonlahir.

Chelsea: Cech; Terry, Luiz (Cahill 45’), Cole, Ivanovic; Obi, Lampard, Kalou (Ramires 58’), Sturridge; Torres, Mata (Malouda 73’).

Ditahan Sunderland, City Gagal Geser MU

Manchester City gagal menyalip Manchester United dari puncak klasemen, lantaran hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan Sunderland, pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu 31 Maret 2012.


Dengan tambahan satu poin, The Citizens hanya mampu memangkas jarak The Red Devils yang berada di singgasana Liga Inggris dengan torehan 73 poin. Pasukan Sir Alex Ferguson itu dapat memperlebar jarak menjadi lima angka bila mampu menumbangkan Blackburn Rovers.

Menjamu Sunderland di Etihad Stadium, City sempat tertinggal 1-2 oleh tim tamu di babak pertama. Sebastian Larsson berhasil merobek gawang City yang dijaga Joe Hart, setelah sepakannya dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan melalui Mario Balotelli yang berhasil memaksimalkan tendangan penalti. Namun The Black Cats kembali unggul melalui sundulan Nicklas Bendtner.

Selepas turun minum, City yang unggul penguasaan bola 64 persen di laga itu, terus menerus menggempur pertahanan Sunderland yang dikomandoi Michael Turner dan kawan-kawan. Pada akhirnya usaha keras mereka terbayar. Lima menit menjelang akhir pertandinga, mereka menyamakan kedudukan berkat sumbangan gol Balotelli dan Aleksandar Kolarov.

Berdasarkan hasil statistik di laga tersebut, City unggul dalam melepaskan tembakan. Mereka meluncurkan 26 tendangan dan hanya enam yang tepat ke sasaran. Sedangkan Sunderland hanya tiga tembakan yang mengarah ke gawang dari sembilan kali percobaan.

Man City: Hart; Richards (Johnson 46’), Kolo Toure, Kompany, Kolarov ; De Jong, Yaya Toure, Silva (Tevez 58’), Balotelli, Milner (Pizzaro 81’), Dzeko.

Cadangan: Pantilimon, Clichy, Pizarro, Barry, Johnson, Tevez, Zabaleta.

Sunderland: Mignolet; Kilgallon (Kyrgiakos 81’), Turner, Colback, Bardsley; Cattermole (Vaughan 90’), Gardner, McClean, Larsson; Bendtner, Sessegnon.

Cadangan: Campbell, Richardson, Vaughan, Dong-won, Meyler, Kyrgiakos, Westwood.